Mangunharjo 4 November 2025 Pemerintah Desa Mangunharjo Melaksanakan “ Pelatihan bembuatan keripik tempe menunju wirausaha mandiri “
Pelatihan ini bertempat di Balai Desa Mangunharjo selama dua hari dengan peserta ibu ibu dan remaja.
Tempe adalah harta karun indonesia, selain murah mudah di dapat dan bergizi tinggi, tempe memiliki potensi ekonomi yang tak terbatas. Dari yang tadinya hanya lauk sederhana, tempe bisa kita sulap menjadi keripik tempe yang gurih, renyah dan memiliki nilai jual tinggi.
Tujuan kita berkumpul hari ini bukan hanya mengiris dan menggoreng. Lebih dari itu, kita akan belajar meracik resep sukses, teknik pengemasan yang menarik dan strategis pemasaran sederhana.
Karyadi selaku Kepala Desa Magunharjo dalam sambutannya menyampaikan “Kami berharap ibu ibu/Remaja dapat mengikuti setiap sesi dengan antusias. Jangan ragu bertanya, jangan malu mencoba. Sebab, ilmu yang anda dapatkan hari ini adalah modal terbesar anda untuk membangun usaha di rumah”. Ujarnya
Sumarmi selaku narasumber memaparkan cara mengolah kedelai yang bener. Merendam tempe semalaman sesering mungkin menganti air nya, proses selanjut merebus atau mengkukus kedelai kurang lebih 20menit setelah itu proses vermentasi selama 2 hari tergantung cuaca.
Sulisni sebagai asisten menyampaikan cara memotong tempe agar potongan sama mengunakan papan pengaris, bumbu menggunakan bawang putih, ketumbar, daun jeruk, garam yang di masukan ke dalam adonan tepung.
Teknik mengoreng cerdas gunakan minyak yang cukup bayak dan panaskan hinga benar-benar panas. Masukan irisan tempe satu persatau agar tidak saling menempel gunakan api sedang cenderung kecil.
Keripik sudah matang sempurna ketika buih buih di minyak mulai berkurang drastis dan suara ‘mendesis’ sudah pelan. Segera angkat ketika warnanya kuning keemasan dan tiriskan.
Ingat, modal usaha keripik tempe ini relatif kecil tapi potensi keuntungannya besar, Apalagi jika anda tekun dan konsisten menjaga kualitas.
Pulanglah hari ini bukan hanya membawa resep, tapi membawa mental pengusaha.
Meggy

