Pemdes Mangunharjo dan KKNT IPB Gelar Pelatihan Pupuk Organik Cair untuk Dukung Pertanian Ramah Lingkungan
Meggy
11 Juli 2025 432 x Kabar Desa
Mangunharjo, 8 Juli 2025
— Pemerintah Desa Mangunharjo bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik
(KKNT) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menjalin kolaborasi produktif
melalui kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang
dilaksanakan pada Selasa, 8 Juli 2025. Kegiatan ini digelar di Balai Desa
Mangunharjo dan diikuti oleh para petani, kader pertanian, serta warga yang
memiliki ketertarikan terhadap pertanian berkelanjutan.
Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan
keterampilan praktis kepada masyarakat tentang cara membuat pupuk organik cair
secara mandiri, dengan bahan-bahan yang mudah diperoleh dan ramah lingkungan.
Pupuk organik cair menjadi salah satu solusi dalam mendukung praktik pertanian
organik yang hemat biaya, namun tetap meningkatkan kesuburan tanah dan
produktivitas tanaman.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa
Mangunharjo, Karyadi, S.Sos, yang menyambut baik kolaborasi ini. “Kami
menyampaikan terima kasih kepada adik-adik KKNT IPB yang telah membawa inovasi
dan ilmu pengetahuan ke desa kami. Pelatihan ini sangat bermanfaat dalam
memperkuat ketahanan pangan dan memperluas wawasan masyarakat terhadap
pertanian ramah lingkungan,” ungkap beliau.
Materi pelatihan disampaikan secara interaktif oleh
tim KKNT IPB, yang menjelaskan mulai dari konsep dasar pupuk organik cair,
manfaatnya bagi tanaman, hingga praktik langsung pembuatan pupuk dari
bahan-bahan seperti limbah dapur, sisa sayuran, air cucian beras, dan EM4.
Peserta yang hadir tampak antusias mengikuti setiap
sesi, terutama saat demonstrasi praktik pembuatan POC yang dipandu langsung
oleh mahasiswa. Selain itu, peserta juga diberikan lembar panduan agar dapat
mempraktikkan pembuatan pupuk secara mandiri di rumah atau lahan pertanian
masing-masing.
Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Desa
Mangunharjo semakin tergerak untuk berinovasi dalam bidang pertanian
berkelanjutan, serta menjadikan pertanian organik sebagai langkah konkret dalam
menjaga kesehatan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

